1. 2.

28 Agustus 2010

Peringatan Hari HUT Kemerdekaan RI di Kab.Indramayu


Bupati DR H Irianto MS Syafiuddin menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada anggota Paskibraka pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke 65 di alun-alun Kab.Indramayu, Selasa(17/8)
INDRAMAYU - Upacara peringatan detik – detik Proklamasi HUT RI Ke-65 tingkat Kabupaten Indramayu, selasa (17/8) berlangsung khidmat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Indramayu DR H Irianto MS Syafiuddin bertindak selaku Inspektur upacara dan komandan upacara Kapt Inf Sugiyanto.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Indramayu AKBP Nasri Wiharto SIK, Dandim 0616 Letkol Hindro Martono, Ketua DPRD Drs H A Rozaq Muslim MSi, Kajari Kusnin SH MH, Plt Sekda Drs Cecep Nana Suryana MSi dan tamu undangan lainnya.

Peringatan detik – detik Proklamsi HUT RI Ke-65 diawali dengan pengibaran duplikat bendera pusaka dengan Komandan Paskibraka Letda Arh Anggit Ferdian. Sedangkan pembawa duplikat bendera pusaka ialah Balkis Insani ( Siswi SMK Farmasi Indramayu ), pembawa bendera merah putih untuk dikibarkan dipercayakan pada siswi SMAN 1 Tukdana, Sumirah Lestari, sebagai pembentang bendera merah putih Herris Suprianto ( SMA PGRI 2 Sindang ) dan pengerek Suyanto ( SMAN 1 Krangkeng ).

Sementara untuk pembacaan teks proklamasi oleh Dandim 0616 Letkol Hindro Martono, pembacaan teks pembukaan UUD 1945 oleh Kajari Kusnin SH MH, dan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPRD Indramayu Drs H A Rozaq Muslim MSi.

Bupati Indramayu DR H Irianto MS Syafiuddin (yance) memaparkan, Dalam peringatan hari kemerdekaan tahun ini sangat istimewa bagi masyarakat Indramayu. Selain bertepatan dengan bulan suci ramadhan, peringatan kali ini juga diselenggarakan di penghujung masa jabatannya selaku Bupati Indramayu. Pada tanggal 18 Agustus 2010 masyarakat Indramayu akan menyalurkan aspirasi untuk memilih pemimpin baru untuk pemerintahan 5 ( lima ) tahun kedepan.

“ Pada peringatan HUT proklamasi HUT RI ke 65 ini merupakan momentum strategis bagi kita untuk mengukur sejauh mana pembangunan yang telah kita laksanakan. Tentunya kita sadar, bahwa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat, lima atau sepuluh tahun, melainkan harus melalui proses lama yang berkelanjutan dan berkesinambungan “,pungkasnya. (Ripno)

[+/-] Selengkapnya...

Keberadaan PT Bara Harum Ditinjau Ulang

Dituding Biang Kerusakan Jalan

TEMBILAHAN – Akibat melintasnya mobil PT Bara Harum di sepanjang jalan Kecamatan Kemuning dan Tempuling, dituding sebagai biang kerusakan jalan di kawasan tersebut. Untuk itu harus ada upaya konkrit dari instansi terkait untuk meninjau ulang keberadaan perusahaan yang bergerak di bidang batu bara, karena dinilai tidak memberikan kontribusi yang besar bagi Inhil.

Sebagaimana diketahui dalam setiap harinya puluhan mobil PT Bara Harum melintas di kawasan tersebut. Mereka akan bongkar muatan di pelabuhan yang terletak di Desa Rumbai Jaya. Akibat beban berat muatan mobil PT Bara Harum, sedangkan kemampuan ruas jalan tidak sepadan dengan berat mobil dan muatan yang melintas, hingga kerusakan jalan semakin parah.

“Penyebab utama rusaknya ruas jalan Kecamatan Tempuling, Kemuning adalah melintasnya mobil PT Bara Harum, dimana kemampuan jalan tidak sebanding dengan berat mobil dan muatan yang dimiliki, akibat sudah dapat ditebak ruas jalan yang dilintasi oleh mobil PT tersebut, jadi rusak berat,” demikian dikatakan Edi Gunawan Ketua Komisi C belum lama ini kepada Patroli Bangsa

Berkiatan dengan persoalan tersebut, menurut Edi maka sudah sepantasanya instansi terkait dapat meninjau perizinan perusahaan tersebut. Karena apa yang didapat dari perusahaan itu sangatlah tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan dalam upaya memperbaiki kerusakan jalan akibat dari melintasnya mobil mereka.

“Bayangkan saja akibat kerusakan jalan yang terjadi berapa besar dana yang harus dikeluarkan oleh daerah untuk meperbaiki, hal itu sangat tidak sebanding dengan PAD yang masuk dari mereka. Melihat itu semua, maka sudah sepantasnya keberdaan perusahaan tersebut harus ditinjau ulang,” katanya.(Maria Tarigan)

[+/-] Selengkapnya...

Dewan Akan Panggil Dispenda

TEMBILAHAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir(Inhil) kembali akan memanggil Dinas Pendapatan (Dispenda) Indragiri Hilir, untuk mempertanyakan realisasi Pendapatan Daerah (PAD) triwulan II semesater pertama.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Komis B DPRD Inhil, Herwanissitas, Selasa (20/7) sebelumnya mereka juga telah melakukan rapat dengar pendapat (hearing) dengan pihak Dinas Pendapatan Inhil, terkait realisasi PAD tersebut.

“Saat itu pihak Dinas Pendapatan Daerah Inhil yang diwakili Maizul Datuk Kayo telah melaporkan realisasi PAD semester pertama tahun 2010. Namun, realisasinya masih dibawah target yang kita harapkan sebesar 25 persen,” jelasnya

Lanjutnya, di Indragiri hilir cukup banyak berdiri perusahan dan tentunya kehadiran mereka diharapkan dapat mendongkrak PAD Inhil. Sehingga dinas ini dinilai belum maksimal menggali sumber PAD di Inhil.

“Di Inhil banyak perusahaan besar, seperti pertambangan batu bara salah satunya, PT Bara Prima Pratama yang beroprasi di Desa Selensen, Kecamatan Kemuning dan PT Riau bara Harum yang lalu lalang mengangkut hasil prodiuksi mereka Namun kontribusi perusahaan ini tidak jelas bagi daerah, malahan menimbulkan kerusakan jalan, akibat oprasional mobil angkutan batu bara mereka,” tega Sitas.

Seharusnya, Dinas Pendapatan Daerah Inhil aktif menggali sumber PAD di Inhil. Sehingga PAD dapat bertambah, sehingga bermanfaat bagi pembangunan daerah ini. Jangan sampai kehadiran perusahaan, justru menyumbang kerusakan bagi jalan-jalan di Inhil. Kalau lambat realisai tersebut maka bisa berdampak terhadap rencana pembangunan Inhil.

“Kita kembali akan lakukan hearing dengan Dinas Pendapatan Daerah Inhil, untuk mempertanyakan realisasi PAD triwulan II semester I,” pungkasnya.(Maria Tarigan)

[+/-] Selengkapnya...

284 Napi Dapat Remisi, 9 Bebas


Bupati Inhil DR.H.Indra Muchlis Adnan Memberikan Surat "REMISI" kepada 9 Napi Langsung Bebas Di Lapas Kelas IIA Tembilahan. (Photo: Andang).

TEMBILAHAN - Sebanyak 284 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Tembilahan, mendapatkan Remisi, di hari Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesian (RI) ke 65 tahun 2010, namun 9 dari mereka dinyatakan bebas. Pemberian remisi yang diserahakn oleh Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Indra Muclis Adnanbertempat di LP Kelas II Tembilahan, dan dihadiri Ketua DPRD Inhil, H Raus Walid, beserta Unsur Muspida

Dalam sambutan Mentri Hukum dan Ham RI, yang dibacakan Bupati Inhil, H Indra Muclis Adnan, mengatakan, remisi merupakan, salah sati program pembinaan kepada Napi, agar dapat berinteraksi kembali ditengah-tengah masyarakat.

“Pemberian remisi jangan dianggap, pemberian untuk memberikan kemudahan bebas. Namun hal ini harus menjadi motivasi bagi kita untuk terus dapat berbuat baik, jika telah kembali ditengah-tengah kehidupan masyarakat nantinya,”jelas Indra, Selasa (17/8).

Selain itu, Bupati, juga menambahkan, bagi para napi yang telah bebas, tanamkan lah tekat untuk tidak lagi melanggar hokum. Patuhi lah segala hokum yang berlaku demi ketentraman bersama.

“Jangan sekali-kali lagi kita kembali kesini (Lembaga,red) hilangkan semua masa lalu yang buruk itu. Jadikanlah masa lalu yang buruk sebagai suatu pelajaran untuk kita menjadi manusia yang madiri dan lebih baik,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Tembilahan, Yulius Saian, mengatakan, remisi merupakan saran hokum. Dan ini merupakan hak bagi setia earga binaan dan anak binaan, yang diberikan Presiden, memlalui Mentri Hukum dan Ham RI.

“Remisi memang selalu diberikan taip tahunnya, seperti HUT RI dan hari-hari besar keagamaan. Setiap warga binaan berhak mendapatkan remnisi dengan beberapa catatan diantaranya, selam menjalankan masa tahan selalu berkelakuan baik dan tidak pernah berbuat kesalahan, atau menganggu ketentraman sesame Napi lainya,”kata Yulius.

Lebih lanjut dikatakanya, memang LP Kelas II Tembilahan tersebut, telah terjadi Over kapsitas, diman daya tampunya hanya 150 orang, sedangkan jumlah seluruh tahann yang ada berjumlah 450 orang. Hal ini tentu membuat para napi harus tinggal sekamar dengan jumlah yang lebih banyak.(Maria Tarigan)

[+/-] Selengkapnya...

Jelang Porprov III Banten, KONI Kota Serang Adakan Pelatkot



SERANG – Berbagai usaha di lakukan KONI Kota Serang menjelang pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) III Banten November mendatang di Kabupaten Lebak, KONI kota Serang menargetkan menjadi juara umum. Pmusatan Latihan Kota (Pelatkot) yang sudah di lakukan mulai awal tahun 2010 ini akan di jadika sarana untuk mencapai targetnya.

Acara yang bertema “Bulatkan tekad untuk menjadi yang terbaik di porprov Banten III” ini di hadiri Sulchi Choir yang mewakili Walikota Serang Ubaidillah Kadis Pora Budpar Kota Serang, komisi II DPRD Kota serang, serta pengurus 26 cabang yang akan bertanding dalam porprov mendatang. “Untuk mncapai target terbaik di porprov nanti, kami laksanakan pelatkot” Ujar Hj.Adde Rossi Khaerunissa ketua umum KONI Kota Serang dalam sambutan.

Pada acara tersebut, Adde Rossi juga memberikan bantuan kepada tujuh cabor beregu, yakni, bola basket, sepak bola, tennis lapangan, tenis meja, hoki, dan bulu tangkis. Menurut Achi, sapaan akrab Adde Rossi, pmberian dana bantuan itu merupaka janji pengurus KONI Kota Serang kepada cabor beregu untuk memotivasi atlet agar mempersiapkan diri pada porprov nanti.

“Kami berharap, walaupun dana yang di berikan masih sangat jauh dari harapan, tidak menurunkan smangat atlet untuk menjadi sang juara” ucapnya.

Achi menambahkan, semua atlet dan pengurus harus mampu bekerjasama agar kota Serang menjadi yang terbaik dan mendapatkan juara umum. “Dengan bantuan tersebut di harapkan mampu membuat semangat kepada atlet dan pengurus untuk menjadi yang lebih baik” harap Achi. (Lel)

[+/-] Selengkapnya...

Kepala Bappeda Banten : Raker Di Cipanas Bogor Hasilkan Inpres No.1 Tahun 2010

BANTEN - Komponen Belanja Tidak Langsung (BTL) dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di evaluasi. Menyusul banyak anggapan BTL bukan komponen belanja publik. Dmikian salah satu yang mnjadi pembahasan dalam rapat kerja (raker) di istana Bogor 5-6 Agustus 2010 dngan tema “penyusunan APBN dan APBD yang sehat, berkualitas, dan berkesinambungan”.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten Widodo Hadi yang mendampingi Gubernur Banten mngatakan, raker nasional merumuskan kemungkinan pengalihan sejumlah komponen BYL dalam penyusunanAPBD. “Selama ini ada aggapan bahwa BTL merupakan bukan belanja publik. Oleh karena itu, jika BTL lebih besar dari blanja langsung (BL), berarti APBD di anggap tidak pro rakyat, padahal kenyataannya tidak demikian” Ujar Widodo.

Lebih lanjut ia menjelaskan, komponen BTL tidak seluruhnya merupakan belanja pegawai dan pengadaan barang dan jasa, tetapi juga belanja untuk kepentingan masyarakat, yaitu bantuan sosial, hibah, bencana alam, dalam bentuk dana tak tersangka, bagi hasil pajak, bantuan keuangan kabupaten/kota dan bantuan untuk pemerintahan desa.

Ia mengungkapkan, terkait dengan penekanan presiden agar pemerintah daerah menyusun APBD secara tepat, sehat, berkualitas dan berkesinambungan, pemprov Banten mnyambutnya dengan baik. “Kami selalu mengacu pada sasaran dan target yang jelas dan terukur” jelasnya.

Perlu di ketahui, rapat kerja di Cipanas sudah menghasilkan Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2010 tentang percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan nasional 2010. (Lel)

[+/-] Selengkapnya...

10 Agustus 2010

Pembangunan Jalan Provinsi Dikerjakan PT . Boriandy Putra Selesai Tepat Waktu


Pengecoran ( Rizit ) Dan Pengaspalan Telah Selesai Termin IV s/d VII

KARAWANG - Sebagai Kontraktor Hendro dari PT. Boriandy Putra dari awal sampai akhir siap laksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pemenang tender pelelangan dari Bina Marga Provinsi Jawa Barat senilai pagu penawaran Lima belas miliar untuk meingkatkan jalan provinsi tanjungpura sampai dengan batujaya ( Rizit dan hotmik ) sepanjang 8 Km anggaran biaya langsung APBD I tingkat provinsi jawa barat.

PT. Boriandy Putra Hendro sebagai pelaksana / kontraktor dengan menghasilkan pekerjaan cukup berkualitas dan sangat rapi serta teliti dalam menjalankan pekerjaan supaya serapi mungkin, dalam pekerjaan menghasilkan baik kualitas, mutu yang didambakan oleh masyarakat kecamatan Batujaya-Rengasdengklok umumnya masyarakat kabupaten karawang.

Murda salah seorang aktipis warga kecamatan Batujaya mengatakan kepada wartawan Patroli Bangsa untuk tahun 2010 pekerjaan yang sedang di kerjakan oleh PT. Boriandy Putra lebih baik dari pada pekerjaan tahun lalu, masyarakat kecamatan batujaya - rengasdengklok sangat merasa bangga, ironis nya jalan provinsi merupakan jalan alternative yang menghubungkan kecamatan – kecamatan di kabupaten karawang.

Pelaksanaan jalan sedang dikerjakan sesuai harapan masyarakat berjalan kondusif dan lancar tidak ada hambatan apapun. Drs. Dedi Ahdiat Camat Batujaya mengatakan kepada Wartawan Patroli bangsa “ untuk tahun 2010 peningkatan jalan di wilayahnya dalam pelaksanaan atau pekerjaan – pekerjaan rizit beton termasuk leningan dengan kondisi hamper selesai, lancar dan cepat, tidak banyak hambatan ( aman – aman saja ) pihaknya sangat mendukung pekerjaan tersebut dan mengucapkan pada PT. Boriandy Putra yang telah melaksanakan pekerjaan dari awal sampai akhir ( selesai ) karena dengan kondisi jalan yang bagus dan rapi dapat bermanfaat untuk meningkatkan atau pelancaran, roda perekonomian warga setempat.

Sementara heri selaku pihak pengawas PT. Boriandy Putra mengungkapkan pekerjaan yang meliputi peningkatan jalan pengecoran beton atau lening sepanjang 4 Km dan pengaspalan ( Hotmik ) sepanjang 3,8 Km mengahbiskan anggaran biaya hampir 15 miliar dari anggaran APBD I tingkat provinsi jawa barat dan menghabiskan waktu mencapai 210 hari kalender.

Dengan menggunakan bahan beton atau cor ukuran K 350 sesuai kapasitas / kekuatan mencapai 50 tonase, idealnya cor’an atau beton tersebut layak dilalui oleh kendaraan minimal 28 Hari dengan waktu tingkat kerusakan dan kekuatan jalan beton mencapai 10 tahun itupun kalau tidak ada gejala alam “ungkap heri kepada patroli bangsa “, dalam pekerjaan tersebut pihak nya berusaha yang terbaik bagi masyarakat karawang termasuk dinas – dinas terkait, karena dengan niat yang baik pasti hasil pekerjaan itu akan menghasilkan baik sesuai harapan bersama, hal itu berkat elemen warga setempat yang mendukung sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan kita utama kualitas yang terbaik demi masyarakat karawang “ ungkap heri kepada Patroli bangsa.( A.Jun )

[+/-] Selengkapnya...

Wabup Hadiri Gebyar Wisuda Paud Se-Kecamatan Batujaya


Wakil Bupati Karawang Hj. Eli Amalia Priatna,Gebyar wisuda PAUD se-Kecamatan Batujaya

KARAWANG - Untuk meningkatkan mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) karena pendidikan tahap usia anak-anak PAUD sangat sarat dengan muatan moral dan akhlak, sekaligus merupakan tahapan masa pembentukan dan pertumbuhan otak si anak untuk menentukan kualitas intelektualnya di masa depan. Demikian dikatakan Wakil Bupati Karawang Hj. Eli Amalia Priatna, dalam sambutannya pada acara Gebyar wisuda PAUD se-Kecamatan Batujaya yang bertempat di Halam Kantor Kecamatan Batujaya, Senin (29/6).

Wakil Bupati juga mengatakan, bahwa program pemerintah di bidang pendidikan, bertujuan untuk mencetak insan-insan yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan pembangunan dalam menghadapi era globalisasi dan teknologi informasi yang semakin pesat dan canggih, ”ujarnya.

Harapan Wakil Bupati, kepada guru PAUD agar melaksanakan tugas secara profesional, baik dari segi kualitas intelektualnya maupun dari segi disiplin dan kemampuan manejerialnya, sehingga hasil kerja para guru PAUD dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Karawang, ”harapnya.
Sebelumnya Ketua Panitia gebyar wisuda PAUD, Solehudin dalam laporannya mengatakan, terima kasih atas dukungan aparat kecamatan terutama Camat Batujaya atas terselenggaranya kegiatan seperti ini. Serta harapannya kegiatan PAUD ini yang dikoordinasikan pendidikan luar sekolah agar di Kecamatan Batujaya ini lebih diperhatikan, ” imbuhnya.

Adapun kegiatan dalam mengisi acara gebyar wisuda PAUD antara lain : berhitung bahasa inggris, bernyanyi, do’a-do’a pendek, senam, pidato, hapalan surat pendek, puisi dan tari tarian.Dalam kegiatan Wisuda PAUD kali ini berjumlah 145 orang meliputi : PAUD Darussalam 16 orang, PAUD Sauyunan 8 orang, PAUD Baturaden 7 orang, PAUD Al-Ishlah 9 orang, PAUD Segarjaya 12 orang, PAUD Al-Mukaromah 11 orang, PAUD Minhajul Falah 12 orang, PAUD Nurul Anwar 20 orang, PAUD Segaran 44 orang dan PAUD Al-Izzah 6 orang.(A.Jun/Junaedi)

[+/-] Selengkapnya...

Kwartir Ranting Kecamatan Batujaya Sambut Hari Pramuka Ke 49


Camat Batujaya Drs. Dedi ahdiat,Resmikan Pembukaan Hari Ulang Tahun Pramuka Ke-49

KARAWANG - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Pramuka yang ke 49 Kwartir Ranting Kecamatan Batujaya mengadakan Perkemahan yang berlangsung selama 3 hari yang di mulai pada tanggal 3 Agustus sampai 5 Agustus 2010.Acara ini bertempat di Bumi Perkemahan Wirantaka yang terletak di Desa Telukbango Kecamatan Batujaya.Kegiatan ini diikuti oleh sekolah-sekolah dari tingkat SD,MI,SMP,MTS,dan SMA yang berada di wilayah Kecamatan Batujaya.Keseluruhan peserta terdiridari 1019 orang laki-laki dan 1013 orang perempuan di tambah 12 Pembina.

Acara pembukaan ini juga di hadiri oleh seluruh Kepala Desa dan MUSPIKA, yang berada di wilayah Kecamatan Batujaya. Selanjutnya pembukaan Perkemahan ini di buka secara resmi oleh Camat Batujaya Drs Dedi Ahdiat yang juga selaku Ketua Majlis Pembimbing Rantimg Pramuka Kecamatan Batujaya. .Dalam sambutannya mengatakan tujuan dari diadakannya Perkemahan ini adalah untuk menciptakan Pramuka-Pramuka yang handal, berkwalitas,jujur dan disiplin yang nantinya akan di terapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selanjutnya Camat meminta kepada panitia khususnya para juri agar bertindak adil dan jujur dalam memberikan penilaian kepada para peserta. Sehingga tujuan untuk menyiapkan generasi muda yang berkwalitas dan mandiri bisa tercapai dengan baik.Dan juga Camat berterimakasih kepada seluruh unsur yang terkait dan juga kepada warga masyarakat yang berada di sekitar perkemahan.

Ketua Panitia Perkemahan Asep Saepudin Spd kepada P B mengatakan tujuan diadakan nya Perkemahan ini ialah untuk meningkatkan kwalitas ke Pramukaan dari mulai tingkat Siaga,Penggalang dan Penegak juga untuk meningkatkan hubungan silaturahmi.
Hari pertama adalah pembukaan yang sudah dibuka secara resmi oleh Camat Batujaya dan di lanjutkan dengan atraksi-atraksi ke Pramukaan dari para peserta dan pada hari ke dua baru di adakan perlombaan yang terdiri dari PBB,Halang rintang dan sandi untuk penegak akan di berikan penyuluhan.Setelah selesai mengikuti perkemahan ini di harapkan adik-adik kita ini dapat menerapkan dalam kehidupan bermasyarakat,selanjutnya kami juga akan mengadakan kegiatan sosial bagi warga masyarakat sekitar Bumi Perkemahan, ini sudah rutin kami lakukan seperti membersihkan lingkungan warga.

Ditambahkan oleh Asep Saepudin SPd dirinya berterimakasih kepada Dinas Perusahaan Air Minum dan Perusahaan Listrik Negara yang sudah membantu kegiatan ini.dan juga dari POLSEK dan KORAMIL Kecamatan Batujaya yang membantu keamanan sehimgga acara ini dapat berjalan dengan baik.

Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Batujaya Sudadi MPd yang juga turut hadir dalam acara pembukaan ini kepada P B mengatakan tujuan diadakannya Perkemahan ini juga untuk menciptakan manusia yang handal sesuai Dasa Darma di harapkan nantinya anak-anak kita ini bisa mengamalkan apa-apa yang di peroleh dari kegiatan ini di masyarakat .

Ketika di singgung tentang juri yang akan menilai para peserta,Sudadi MPd mengatakan kami sudah mengadakan rapat terakhir karna sesuai dengan moto kami untuk mencari kwalitas yang bagus maka kami sudah menyiapkan para juri yang sesuai dengan propesional bidangnya masing-masing sehingga di harapkan nantinya tidak ada komplen dari para peserta dan kami sudah berkoordinasi dengan Camat untuk memberikan Tropi bagi para juara dari masing-masing tingkatan selain itu juga nantinya para peserta yang menjadi juara akan kita kirim ketingkat yang lebih tinggi untuk mewakili Kecamatan Batujaya.

Dan ketika ditanyakan tentang sekolah yang tidak mengikuti kegiatan ini Sudadi MPd menegaskan akan menegur sekolah tersebut jika tingkat M I kita akan berkordinasi dengan Pengawas dan untuk SD otomatis kita akan menegur langsung apa alasan mereka tidak mengikuti kegiatan ini.Karna sekolah itu kan ada Dana untuk Kesiswaan, mereka mendapat dana BOS dengan jumlah yang sama tiap siswamya baik SD maupun M I kalau mereka tidak mengirimkan siswanya dalam acara ini maka kemana dana kesiswaannya .Karna kegiatan ini juga bertujuan menjadikan kecamatan Batujaya ini lebih maju dari kecamatan yang lainnya. Tuturnya.

Sementara itu Anwar Fauji SPd selaku KAMABIGUS SD Telukambulu I sangat mendukung kegiatan ini karna dapat dijadikan sebagai tolak ukur sekolahmya dari tahun ke tahun dan juga dapat menjadikan para siswa lebih mandiri dan kreatip dalam belajar dan juga dalam kehidupan bermasyarakat dan juga dirinya berharap agar para panitia dan pengurus lebih menyempurnakan lagi pasilitas pendukung untuk ke Pramukaan ini.seperti sarana air bersih dan sarana MCK. Tuturnya. (junaedi/a.jun)

[+/-] Selengkapnya...

Dubes AS Resmikan ICT Lab Madrasah Al-Ahliyah Karawang


Bantuan dari Kedutaan Besar Amerika melalui program Decentralized Based Education (DBE) USAID

KARAWANG - Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Cameron Hume bersama Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, Deputy IV Kementerian Kesejahteraan Rakyat Fuad Al-Hamid, dan Bupati Dadang S. Muchtar, meresmikan Information Communication Technology Lab. (laboratorium computer) Madrasah Tsanawiyah Al-Ahliyah Karawang di Kec. Cikampek, Karawang, Senin (26/7).

Laboratorium tersebut merupakan bantuan dari Kedutaan Besar Amerika melalui program Decentralized Based Education (DBE) USAID yang didukung oleh Kementerian Kesejahteraan Rakyat dan Kementerian Pendidikan Nasional serta sejumlah perusahaan mitra DBE, seperti Intel, Microsoft, Cisco, Qualcomm, Indosat, Hewlett Packard, dan Oracle.

Dubes Cameron Hume dalam kesempatan tersebut mengatakan, keberadaan laboratorium yang merupakan bantuan dari berbagai pihak tersebut merupakan salah satu contoh penting dari keberhasilan yang bisa dicapai melalui adanya kemitraan. “Kita akan dapat mencapai sesuatu yang lebih baik apabila kita lakukan dengan mitra, daripada bila kita mengerjakannya seorang diri,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Cameron, pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana kelanjutan laboratorium setelah diresmikan hari ini. Terlebih, sebagaimana apa yang telah dipaparkan Bupati Karawang, bila kita mampu membangun pendidikan yang baik, murid-murid akan semakin baik, dan daerah pun akan menjadi lebih baik. “Bahkan diantara murid-murid disini suatu saat nanti mungkin akan menggantikan pekerjaan anda di masa datang,” jelasnya.

Cameron melanjutkan, dengan adanya laboratorium ini, murid-murid akan mendapatkan pengetahuan yang lebih mengenai apapun di seluruh dunia. “Mereka akan mendapatkan informasi yang lebih, membawanya ke dalam desktop mereka, mempelajari dan memperbaharuinya dalam dokumen baru, dan menyebarluaskannya kembali kepada seluruh dunia,” imbuhnya.

Cameron menambahkan, inti dari bantuan ini adalah untuk lebih mengetahui dunia. Dan hal ini bisa dilakukan mereka sejak mereka masih berusia 12 tahun, dimana apa yang dipelajari pada masa itu tidak akan dilupakan. “Dengan demikian kedepan kita akan mempunyai masyarakat yang lebih baik, serta ekonomi yang lebih kuat,” tambahnya.
Wakil Mendiknas, Fasli Jalal mengatakan, meskipun perkembangan teknologi, seperti computer dan internet memiliki dampak buruk, namun kita harus percaya bahwa kita mampu mengontrol teknologi. Sehingga manfaatnya tidak jatuh kepada mudharat, melainkan bisa kita maksimalkan,” jelasnya

Di sisi lain, Deputi IV Kemenkokesra, Fuad Al-Hamid, berharap bantuan serupa tidak hanya dberikan di Kabupaten Karawang, melain juga di sekolah dan madrasah lain. Pendayagunaan TI sendiri amat diperlukan, karena keberadaan TI diharapkan dapat meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Dadang S. Muchtar mengatakan bantuan ini akan menjadi salah satu stimulant bagai pemerintah daerah untuk terus mengembangkan lagi berbagai macam kebijakan di bidang pendidikan. Di Kabupaten Karawang sendiri terdapat 3 isu sentral terkait bidang pendidikan, yaitu Infrastruktur rusak dan tidak memadai, biaya sekolah mahal, serta kualitas guru dan mutu didik menurun. “Permasalahan tersebut telah diselesaikan secara integral dan komprehensif,” ujarnya.(A.Jun)

[+/-] Selengkapnya...

Bupati Panen Perdana Cabe Ponpes Attarbiyah Karawang


Bupati Karawang, Drs. H. Dadang S. Muchtar melakukan panen perdana tanaman cabe

KARAWANG - Bupati Karawang, Drs. H. Dadang S. Muchtar melakukan panen perdana tanaman cabe yang dikelola oleh Pondok Pesantren Attarbiyah di Desa Ciwulan, Kecamatan Telagasari, Rabu (4/8). Tanaman cabe tersebut merupakan hasil budidaya para santri dan masyarakat di sekitar pondok pesantren. Hal ini merupakan tindak lanjut dari program pengembangan ekonomi masyarakat yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.

Budidaya cabe di Pondok Pesantren Attarbiyah tersebut telah berlangsung sejak tahun 2009, dimana pondok pesantren tersebut menerima bantuan dari Departemen Pertanian sebesar Rp. 70 juta. Budidaya cabe tersebut dilakukan diatas tanah seluas 8.000 are, dengan menggunakan varietas bibit cabe Gada 1.

Dalam pelaksanaannya, budidaya cabe tersebut dilakukan oleh para santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren. Mereka dibina melalui lembaga LM3 Attarbiyah serta seorang pakar cabe nasional yang berasal dari Desa Ciwulan sendiri, yaitu Asep Harpenas. Asep Harpenas sendiri sebelumnya pernah mendapat penghargaan dari Presiden RI atas kiprahnya dalam budidaya cabe.

Bupati Dadang S. Muchtar dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan budidaya cabe ini merupakan salah satu bentuk program ekonomi kerakyatan yang akan terus dikembangkan oleh Pemerintah Daerah. Program-program ekonomi kerakyatan sendiri saat ini masih menjadi salah satu PR bagi Pemerintah Daerah, khususnya adalah dalam upaya merubah pola piker masyarakat Karawang untuk mau berusaha.

Lebih lanjut Bupati menilai, masyarakat Karawang saat ini belum mampu memanfaatkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya dan di sekitarnya. Salah satunya adalah terkait pola tanam, dimana usai panen musim gadu, banyak masyarakat Karawang yang malah berdiam diri sambil menunggu musim tanam berikutnya. “Padahal bila menggunakan pola tanam padi-padi-palawija, jeda waktu tersebut dapat dimanfaatkan, misalnya dengan menanam cabe,” ujarnya.

Bupati melanjutkan, hanya sebagian masyarakat yang mau memanfaatkan potensi-potensi yang ada. Di Cilamaya misalnya, jeda waktu tersebut dimanfaatkan dengan menanam kembang kol, yang ternyata bisa menghasilkan keuntungan yang lumayan. Dengan modal sebesar Rp. 33 juta untuk 1 hektar, dapat menjual kembang kol hingga Rp. 100 juta lebih, dengan harga kembang kol mencapai Rp. 5.000 per kilogram.

Bupati menambahkan, pola - pola ekonomi kerakyatan seperti ini tentunya harus terus dikembangkan. Pemerintah Kabupaten Karawang sendiri akan berusaha membantu melalui program – program bantuan ekonomi kerakyatan yang ada. “Masyarakat Karawang harus dapat memanfaatkan dan mengembangkan potensi-potensi yang ada, sehingga Karawang kedepan akan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Budidaya Cabe Ponpes Attarbiyah, H. Uyan Ruhiyat menjelaskan, kondisi tanaman cabe tidak mencapai 100 persen, karena kondisi tanah dan cuaca yang sangat ekstrem. “Dari 12.000 benih yang ditanam, yang dapat bertahan dalam kondisi stabil mencapai 80 persen,”ujarnya seraya menyebutkan bahwa ponpes tersebut dicanangkan sebagai Ponpes Agribisnis di Karawang.(A.Jun/Mustamir)

[+/-] Selengkapnya...

Wakil Bupati Buka Perkemahan Besar Pramuka Karawang 2010


Wakil Bupati Karawang, Hj. Eli Amalia Priatna,buka perkemahan besar pramuka karawang 2010,

KARAWANG - Dalam rangka memperingati Hari Pramuka Ke-49, Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Perkemahan Besar Pramuka Sekabupaten Karawang Tahun 2010. Kegiatan yang berlangsung di lokasi perkemahan Cipule Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Karawang, Hj. Eli Amalia Priatna, Jumat (6/8).

Wakil Bupati Eli Amalia Priatna dalam sambutannya mengatakan, dirinya sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan perkemahan ini. Hal ini karena kegiatan perkemahan Pramuka merupakan salah satu upaya membina generasi muda sekaligus merupakan salah satu wahana untuk mengembangkan kreativitas para pelajar di Kabupaten Karawang. “Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada Kwarcab Pramuka Kab. Karawang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan, kegiatan perkemahan pramuka ini diharapkan dapat menjadi penangkal dari berbagai dampak negatif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknolog. “Terutama untuk menangkal berbagai penyakit sosial, seperti penyalahgunaan narkotika, obat-obat psikotropika dan bahan adiktif lainnya serta pergaulan bebas yang mempunyai resiko terhadap penularan virus HIV/AIDS,” jelasnya.

Wakil Bupati melanjutkan, kegiatan pramuka merupakan salah satu materi ekstra kurikuler, baik ditingkat SLTP dan SLTA maupun dibeberapa tingkat SD dan serta organisasi masyarakat. “Untuk itu, kepada para pembina pramuka, saya mengharapkan agar secara terus menerus membina para anggota penggalang maupun untuk terus menjalin kerjasama diantara para peserta perkemahan besar pramuka untuk memupuk motivasi dan semangat,” imbuhnya.

Menurut Wakil Bupati, melalui kegiatan ini para anggota penggalang pramuka akan diajak untuk melakukan olah fisik, psikis dan kecerdasan serta melatih diri, agar bisa bersatu dengan alam dan mencintai lingkungan. “Sehingga mereka dapat ikut serta menjaga alam dan lingkungan tetap asri, lestari dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi kehidupan manusia,” tuturnya.

Untuk itu, Wakil Bupati yang juga merupakan Wakil Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Pramuka Kab. Karawang tersebut berharap kepada para peserta perkemahan besar pramuka, agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga kehadiran mereka dapat memberi manfaat dalam upaya meningkatkan disiplin, kebersamaan dan kekompakan dalam mencapai suatu tujuan.

Di sisi lain, Ketua Kwarcab Pramuka Kab. Karawang, Ir. Iman Sumantri menjelaskan bahwa kegiatan perkemahan besar pramuka ini diikuti oleh ratusan anggota pramuka dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang. Mereka akan mengikuti perkemahan selama 3 hari 3 malam, mulai tanggal 6 Agustus hingga tanggal 8 Agustus 2010.(A.Jun)

[+/-] Selengkapnya...

Bupati Resmikan Gedung Sekretariat IKM Karawang


Bupati Dadang S. Muchtar saat meresmikan gedung Ikatan Keluarga Minang (IKM)

KARAWANG - Setelah menyelesaikan proses pembangunan selama 2 tahun, Gedung Sekretariat Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kab. Karawang akhirnya selesai dan dapat digunakan. Peresmian penggunaan gedung yang berlokasi di Jalan Bogor, Karang Pawitan tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Karawang, Drs. H. Dadang S. Muchtar, Sabtu (31/7).

Bupati Dadang S. Muchtar saat meresmikan gedung tersebut mengajak seluruh masyarakat Minang yang ada di Karawang untuk bersama-sama bersyukur nikmat kepada Allah SWT atas diresmikannya gedung. “Pembangunan selama 2 tahun tidak terasa, untuk itu saya ucapkan terimakasih kepad seluruh warga Minang lainnya yang telah turut berpartisipasi pada pembangunan gedung ini,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Dadang S. Muchtar yang sebelumnya telah diberi gelar sebagai Sutan Rajo Alam mengharapkan, agar seluruh warga Minang yang ada di Karawangdapat terus memegang prinsip “Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”, dengan senantiasa ikut serta dan bersatu padu dengan masyarakat Karawang lainnya untuk membangun Karawang.

Terlebih, lanjut Bupati, sebagian besar masyarakat Minang yang merantau di Karawang merupakan pedagang, termasuk diantaranya menjadi para pedagang kaki lima. Untuk itu, dirinya berharap masyarakat Minang untuk bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kab. Karawang.

Ketua Badan Koordinasi Kemasyarakatan dan Kebudayaan Alam Minangkabau (BK3AM), Zulfahmi Burhan Datuk Rajo Bagagar, menilai bahwa sepanjang dirinya berkeliling mengunjungi IKM-IKM di seluruh Indonesia, tidak ada Pemerintah Daerah yang memiliki kepedulian yang sangat tinggi sebagaimana di Karawang. Untuk itu, dirinya menghimbau masyarakat Minang di Karawang untuk senantiasa membangun dan menjaga ketertiban di Karawang.

Di sisi lain, Ketua IKM Kab. Karawang, Muhammad Taufik Chaniago, menilai Bupati Dadang S. Muchtar bagaikan pohon beringin yang sangat besar, dimana batangnya merupakan tempat bersandar, dan akarnya merupakan tempat bersila, serta tempat berlindung disaat hujan, dan berteduh dikala hujan. “Kami sangat bersyukur, karena dari beliau juga yang mengawali pembangunan gedung sekretarian ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan, dr. Zahedy, SPA mengatakan bahwa pembangunan gedung senilai Rp. 331 juta tersebut merupakan tanda bahwa para perantau Minang ada dalam kebersamaan. “Keberadaan gedung ini merupakan anugerah untuk terus menjalin tali persaudaraan sekaligus berbaur dengan masyarakat Karawang, yang telah menjadi tempat kami bermukim dan berusaha,” tambahnya.(A.Jun.Wawan)

[+/-] Selengkapnya...

6 Pasang Cabup – Cawabup Indramayu 2010-2015 Sampaikan Visi dan Misi

INDRAMAYU – Memasuki masa kampanye pasangan cabup-cawabup periode 2010-2015 yang diawali dengan penyampaian visi dan misi cabup/cawabup. Informasi yang diperoleh Patroli Bangsa, acara penyampaian visi dan misi dipusatkan di Gedung DPRD Indramayu, Sabtu (31/7). Hadir dalam acara tersebut dari unsur muspida, KPU, Panwaslu, OPD, tim sukses pasangan calon, tokoh masyarakat, tokoh ulama, pemuda dan tamu undangan lainnya.

Enam pasang cabup – cawabup yang menyampaikan visi dan misinya antaralain H Api Karpi-H Rawita (no.1), Drs H Mulyono Martono MM-Handaru Wijaya Kusumah ST (no.2), H Gorry Sanuri-Ruslandi (no.3),Hj Ana Sophana-Drs H Supendi MSi (no.4), Toto Sucartono SE MBA-H Kasan Basari (no.5) dan H Uryanto Hadi SH SE – H Abas Abdul Djalil SAg MSi (n0.6).

Untuk pasangan H Api Karpi – H Rawita dari calon independen, visi dan misinya adalah waras-wareg ( sehat dan kenyang ) yang intinya dari visi dan misi tersebut bila dijabarkan memiliki makana yang luas.

Pasangan Mulyono Martono – Handaru Wijaya Kusumah, memiliki visi dan misi “sadon ana banyu, rendeng ora banjir, rega gabah bagus,jalan ning desa mulus”, ( musim tanam ada air, musim hujan tidak banjir, harga gabah bagus, jalan desa mulus). Itulah sebenarnya hakikat keinginan masyarakat petani di Indramayu, selain itu juga mulyono berkeinginan agar sector pertanian ditunjang dengan sector perindustrian sehingga dapat terbukanya lapangan kerja.

Sementara pasangan H Gorry Sanuri – Ruslandi untuk visi dan misi nya tentunya sudah dikenal yaitu Menuju Indramayu Darussalam. H gory Sanuri memaparkan, Indramayu kaya dengan hasil buminya yang memiliki potensi yang cukup besar dibidang sumberdaya alam, antaralain minya dan gas maupun sector pertanian dan kelautannya. Bila dimanfaatkan secara maksimal tidak menutup kemungkinan Indramayu adalah Darussalam II.

Sedangkan untuk pasangan Hj Anna Sophana – H Supendi untuk visi dan misinya yaitu dengan visi Remaja (religius, maju, mandiri dan sejahtera). pasangan yang diusung oleh Partai Golkar dan PKB ini ingin melanjutkan visi Remaja dan dianggap berhasil dan harus dilanjutkan.

Dari pasangan independen lain yaitu H Toto Sucartono – H Kasan Basari yang memilih visi Cermat (cerdas,makmur dan semangat) Sumberdaya alam di Indramayu sangat berlimpah, tanpa didukung dengan sumber daya manusia(SDM) yang memadai akan sia-sia. Untuk itu masyarakat Indramayu harus cerdas, dengan begitu akan bisa menuju kemakmuran, tentunya dengan semangat dalam bekerja.

Pasangan H Uryanto Hadi – Abas Abdul Djalil, mengusung visi perubahan menuju Indramayu Cerdas (Cepat,Elegan,Religius,Demokratis,Aman dan Sejahtera). Pasangan yang didukung oleh Partai Demokrat, PKS, PAN, PBB, PPP, Gerindra, dan sejumlah partai lainnya sepakat akan membawa Indramayu menuju perubahan yang lebih baik. (Ripno)

[+/-] Selengkapnya...

Ruas Jalan Pandeglang - Pasauran Mulai Di Perbaiki

BANTEN - Jalan Pandeglang - Pasauran yang statusnya termasuk jalan negara saat ini mulai ada penanganan perbaikan, mulai dari lubang-lubang sampai gorong-gorong masih di tangani. Kepala Bagian PPK Preservasi Jalan dan Jembatan Pandeglang - Pasauran Hendri Siswoyo, ST ketika di temui PB di lapangan mengatakan, pihaknya akan memperbaiki titik-titik lubang yang mungkin membahayakan para pengendara.

"Dengan anggaran yang terbatas, kami akan maksimalkan pemeliharaan rutin tahunan untuk memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang" Ujar Hendri.
Untuk tahun ini, tambahnya, pihaknya mendapatkan anggaran pemeliharaan sebesar 1 milyar untuk menangani sepanjang 20 Kilo meter, "Bukannya kami menunda-nunda perbaikan, anggaran yang ada di kami saja hanya 1 milyar untuki perbaikan sepanjang 20 km" katanya.

Sementara itu, Abdul Basith (45) wisatawan asal Garut menuturkan, pada perayaan tahun baru 2010 yang lalu, ia bersama keluarganya mengunjungi pantai Matahari Carita, saat itu kondisi jalan sangat rusak tanpa ada penanganan dari pihak terkait, tetapi di akhir juli ia mengunjungi kembali Pantai Carita, kondisi jalannya lebih baik dari saat sebelumnya. "Tahun baru saya kesini jalannya masih rusak berat, tapi kondisi sekarang cukup lumayan walaupun masih terdapat lubang" Pungkas Abdul.

Ia mengharapkan kepada pihak yang memperbaiki jalan tersebut agar menambal lubang-lubang yang besar, sehingga bisa di lewati pengendara dengan nyaman. "Harapan kami semoga pihak terkait mampu memperbaiki jalan ini agar di masa liburan hari raya nanti saya tidak terlalu capek untuk memilah-milah jalan yang bagus" harapnya. (Lela)

[+/-] Selengkapnya...

Gubernur Banten Lantik Taufik - Tatu Sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Serang


SERANG - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah melantik Bupati dan Wakil Bupati Serang terpilih H.A.Taufik Nuriman, MM,M.BA dan Hj.Ratu Tatu Chasanah, SE, Rabu (28/7). Ahmad Taufik Nuriman, kembali dilantik untuk yang kedua kalinya menjadi Bupati Serang periode 2010 -2015. Sedangkan Hj.Tatu Chasanah merupakan adik kandung dari Gubernur Banten.

Dalam pelantikan itu, selain dihadiri para pejabat Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Serang, dan pejabat pemerintah kota se–Banten, juga dihadiri keluarga besar Ratu Atut Chosiyah dan tokoh masyarakat Banten.

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menyatakan dirinya secara pribadi mendukung adiknya menjadi Wakil Bupati Serang. Tetapi secara kelembagaan, Ratu Tatu Chasanah harus bisa bekerja secara baik. “Secara kelembagaan, Ratu Tatu Chasanah harus bekerja secara sinergis dengan Pemerintah Provinsi dan juga dengan Pemkab/Pemkot yang ada di Banten,” kata Atut usai acara pelantikan.

Dalam sambutannya, Atut mengharapkan Bupati dan Wakil Bupati Serang yang telah dilantik terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Serang. “Bupati dan Wakil Bupati harus terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman mengakui masih banyak infrastruktur yang perlu diperbaiki. Untuk itu, dirinya akan berusaha memperbaiki kondisi infrastruktur tersebut secara bertahap. “Saya akui infrastruktur jalan di Pemkab Serang banyak yang rusak, karena adanya keterbatasan anggaran,” ujar Taufik.

Sementara itu, Ratu Tatu Chasanah menyatakan dalam membangun Kabupaten Serang, dirinya akan bekerja sesuai dengan visi dan misi Bupati Serang. “Yang pasti saya akan melihat potensi yang ada di Kabupaten Serang terlebih dahulu,” ungkap Wakil Bupati yang baru saja di lantik

Pembangunan di Kabupaten Serang, tambahnya, akan terus di upayakan semaksimal mungkin agar masyarakat merasakan tanpa adanya diskriminasi dari pihak manapu. "Akan kami upayakan demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Serang" ujarnya. (Lela)

[+/-] Selengkapnya...

Tahun ini Banten Bangun Jembatan

BANTEN - Pemerintah Propinsi Banten tahun ini menganggarkan sebesar Rp.14 Milyar untuk pembangunan sekitar 7 jembatan, saat di temui di ruangannya baru-baru ini, Agus Sukarno, PPTK pembangunan jembatan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Propinsi Banten, mengatakan anggaran tersebut untuk membangun sebanyak 7 jembatan, di antaranya jembatan di Cisangu, Panimbang, Cikande, Tangerang, Cipanas, masing-masing 1 jembatan sedangkan untuk di Sumur 2 jembatan. "Untuk tahun ini kami membangun sekitar 7 jembatan yang tersebar di kabupaten/kota yang ada di Banten dengan anggaran dari APBD murni tahun 2010 sebesar Rp.14 Milyar" Jelas Agus.

Pembangunan 7 jembatan tersebut, tambahnya, merupakan program yang masuk dalam pembangunan skala prioritas agar jembatan yang rusaknya sangat parah bisa di rasakan oleh masyarakat untuk memajukan beberapa sektor yang ada di Banten. "Pembangunan beberapa jembatan yang di lakukan ini merupakan skala prioritas" ujarnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, agar pekerjaan pembangunan jembatan itu tepat waktu, tepat mutu, dan tepat fungsi. karena menurutnya, kecelakaan setelah pembangunan lebih tinggi, maka jangan main-main pengerjaannya apalagi beban standar jembatan yang di bangun itu maksimal 8 ton. "Kami harapkan kepada para penyedia jasa agar mengerjakan tepat waktu, tepat mutu dan tepat fungsi sehingga setelah pembangunan, jembatan bisa di rasakan oleh masyarakat sekitar demi kelanjutan pembangunan Propinsi Banten" harapnya. (Lela)

[+/-] Selengkapnya...

09 Agustus 2010

Ajang Pemilihan Bujang dan Dara Tingkat Kabupaten Inhil

TEMBILAHAN - Setelah tampil memukau dihadapan dewan juri pemilihan Bujang dan Dara Sri Gemilang tahun 2010 Kabupaten Indragiri Hilir, di gedung Engku Kelana Tembilahan, Rabu (4/8) malam, 30 peserta calon Bujang dan Dara dinyatakan lolos ke babak Semi Final dari total 71 peserta yang tampil malam penyisihan itu.

30 peserta calon Bujang dan Dara Sri Gemilang yang terdiri dari 15 Bujang dan 15 Dara mulai Kamis (5/8) pagi sudah menjalani proses penilaian yang diawali dengan pengujian wawasan tentang lingkungan, potensi pariwisata serta warisan budaya daerah hingga penerapan Undang undang Lalu Lintas nomor 22 tahun 2009.

Ketua Panitia Pemilihan Bujang Dara Sri Gemilang, Drs. Dharma Setiawan saat dikonfirmasi Wartawan menyebutkan, untuk mengenal sejauh mana wawasan para calon Bujang Dara, panitia mengajak peserta ke Dinas Kehutatan Inhi, Dispora Budpar Inhil, serta Mapolres Inhil. Hasil kunjungan ini masuk dalam salah satu kategori penilaian terhadap para peserta yang lolos ke babak semi final.

“Di Dinas Kehutanan tadi para peserta ditanya seputar masalah lingkungan, hutan hingga seputar global warming yang sudah menjadi isu dunia, sesi kunjungan ini akan menjadi bagian dari penilaian,” jelas Dharma Setiawan.

Penampilan 71 peserta malam penyisihan di gedung Engku Kelana Tembilahan rabu semalam disaksikan hampir seribuan penonton yang terdiri dari para pendukung masing masing calon Bujang dan Dara. Acara yang dimulai pukul 20.00 Wib itu baru selesai dengan diumumkannya peserta yang lolos ke babak semi final sekitar pukul 23.00 Wib.
Menurut Dharma, Kamis malam masih akan tampil babak final pemilihan Bujang dan Dara Sri Gemilang untuk tingkat anak anak dan remaja, serta babak semifinal tingkat dewasa. “Rencananya setelah final tingkat anak anak dan remaja akan dilanjutkan semi final tingkat dewasa,” jelas Dharma.

Sementara itu Kapolres Inhil saat dikonfirmasi melalui Pahumas Polres, Kompol. Dasril Vitho menyebutkan, kedatangan puluhan peserta Bujang dan Dara Sri Gemilang tersebut disambut oleh Wakapolres Inhil, Kompol. Puji Hendro Wibowo. “Dalam kunjungan itu peserta diberikan wejangan terkait Undang undang lalu lintas dan Kamtibmas serta masalah kenakalan remaja,” jelas Pahumas.

Sedangkan di kantor Dispora Budpar Inhil, menurut Kadispora Budpar, Tantawi Jauhari para peserta dibekali dengan masalah budaya dan kepariwisataan daerah. Karena Bujang dan Dara Sri Gemilang sejatinya harus memahami betul bagaimana masalah budaya dan kepariwisataan serta berbagai potensi daerah yang ada. (Maria Tarigan)

[+/-] Selengkapnya...

Larwasda Kabupaten Inhil : Sejak 2005 Ada 2.128 Temuan Administrasi

TEMBILAHAN – Dari laporan yang disampaikan Indpektur Inspektorat kabupaten Inhil terdapat 2.128 temuan hasil pemeriksaan BPK-RI, BPKP, Inspektorat Provinsi maupun temuan Inspektorat kabupaten Inhil yang sebagian besar masih belum ditindak lanjuti.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Indragiri Hilir, H. Rosman Malomo ketika membuka Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) kabupaten Inhil, Kamis (5/8) di Balai Utama kantor Bupati Inhil yang dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Provinsi Riau.

“Banyaknya tunggakan temuan yang belum diselesaikan secara baik, benar dan taat aturan menandakan bahwa fungsi pengawasan melekat (Waskat) yang dilaksanakan selama ini masih berjalan sangat lemah, “ ungkap Rosman Malomo.
Perincian temuan administrasi di Inhil sebanyak 2.128 sejak tahun 2005 yang lalu tersebut menurut penyampaian Wabup adalah 1.219 temuan yang telah ditindak lanjuti, 189 temuan masih dalam proses sedangkan 720 temuan sampai sekarang belum ditindak lanjuti.

Sementara itu temuan keuangan berjumlah 459 temuan, dimana ada jumlah temuan dana sebesar Rp. 268.061.264.559,- dan sudah distor sebanyak Rp. 186.288.599.984,- sehingga temuan dana yang belum distorkan adalah sebanyak Rp. 81.772.664.575,- serta temuan dalam mata uang Dolar Amerika ($) sebanyak $ 601.216,- telah distor sebanyak $113.360,- sehingga masih ada yang belum distor sebanyak $ 487.855,-.

Gelar Pengawasan Daerah merupakan bentuk pengendalian yang sangat penting dalam menyadarkan kemungkinan kealpaan dan sekaligus sebagai upaya positif untuk meningkatkan fungsi dan peranan pengawasan.

“Sesuai PP No. 60 tahun 2008, setiap pimpinan SKPD berkewajiban menyelenggarakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah, sehingga kegiatan seperti Larwasda ini memang mutlak diperlukan , karena sesuai juga dengan Surat Edaran Metri Dalam Negeri tanggal 25 Juni 2010 yang lalu, “ jelas Wabup.

Guna menindak lanjuti temuan-temuan tersebut Wabup sangat berharap kepada semua pihak yang terkait untuk dapat menyikapi semua tunggakan temuan hasil pemeriksaan yang telah direkomendasikan itu dengan baik dan taat aturan. Dan kepada Inspektorat kabupaten Inhil Wabup meminta agar segera membuat laporan hasil Larwasda ini dengan selengkapnya.

Mengenai tindak lajut hasil pemeriksaan sudah diatur dalam UU No. 15 tahun 2004 pasal 20 yang menyatakan bahwa pejabat wajib menindak lanjuti hasil rekomendasi, dan wajib memberikan jawaban atau penjelasan atas rekomendasi dan jawaban atau penjelasan itu harus disampaikan selambat-lambatnya 60 hari setelah adanya laporan pemeriksaan diterima, “ terang Wabup dihadapan pejabat SKPD se-kabupaten Inhil.(Maria Tarigan)

[+/-] Selengkapnya...

Untuk Amankan Tanah Negara, Banten Rehabilitasi Situ Ciwaka

BANTEN - Situ Ciwaka yang berada di Kampung Tonjong, Desa Pengampelan, Kecamatan Walantaka Kota Serang saat ini sedang di lakukan pembangunan dan rehabilitasi bangunan penampung air tahap 3. rehabilitasi situ tersebut di kerjakan oleh PT.Sinar Ciomas Wahana Putra sebagai penyedia jasa dengan menggunakan anggaran dari APBD Propinsi Banten sebesar Rp.2,2 Milyar.

Menurut Benny Benyamin, ATP Kepala Seksi Sungai, Danau dan Waduk saat di konfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, tujuan kegiatan tersebut yakni mengamankan tanah negara dan memperluas tampungan air dengan luas keseluruhan yang di kerjakan 4,5 Hektar. "Tujuan Pemerintah Banten merehabilitasi situ Ciwaka adalah tak lain untuk memperluas dan memperbaiki tampungan air yang saat ini sudah ada" Ujar Benny.

Ia menambahkan, pada situ tersebut terdapat lahan milik negara yang saat ini di tanami berbagai jenis pertanian oleh warga sekitar, sehingga di khawatirkan lahan milik negara itu nantinya akan di miliki oleh warga. "Berbagai upaya akan kami lakukan untuk memiliki kembali lahan milik negara yang berada di situ Ciwaka" tegasnya.

Sementara itu, H.Nas pelaksana lapangan PT.Sinar Ciomas Wahana Putra saat di temui di lokasi pekerjaan mengatakan, pihaknya akan semaksimal mungkin mengerjakan pembangunan dan rehabilitasi bangunan penampung air Situ Ciwaka. "Kami selaku pelaksana sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait pekerjaan ini, dan kami upayakan untuk mengerjakan sesuai dengan standar mutu" katanya. (Lela)

[+/-] Selengkapnya...

Pembangunan Jalan Ciruas Pontang Ditargetkan Selesai Bulan September

BANTEN - Dinas Bina Marga Dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten menargetkan bulan September 2010 jalan Ciruas Pontang akan selesai dibangun sesuai dengan kontrak telah ditetapkan dengan pihak ketiganya yakni PT. Citra Putra Mandiri Internusa dengan nilai kontrak sebesar 4.023.439.000 rupiah.

Hal tersebut diungkapkan oleh, Retno prahwati, Kabid Pembanguan Jembatan dan Jalan. Menurutnya, jika pelaksanaan tidak selesai pada waktu yang ditetapkan sesuai dengan jadwal yang tertuang dalam kontrak maka DBMTR tidak akan denagn mudahnya memberikan Adendum.

“Adendum akan kita berikan jika alasan keterlambatannya tepat dean sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”ungkap Retno didampingi Sulaemen Wahyudi, yang merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pembanguan jalan tersebut.

Secara teknis, Sulaemen Wahyudi, PPTK pembangunan jalan itu menerangkan bahwa pembangunan jalan Ciruas-Pontang menggunakan jenis aspal Hotmik AC-WC. “Apabila pelaksanaannya tidak sesuai spesifikasi yang telah ditentukan sebagaimana nota kesepahaman dalam kontrak kerja pihaknya tidak akan membayar penuh hasil pekerjaan. kami membayar sesuai hasil yang di kerjakan oleh pihak pelaksana,” ungkap Sulaeman. (Jariah)

[+/-] Selengkapnya...

DBMTR Banten Perbaiki Jalan Raya Petir

BANTEN - Dinas Bina Marga Dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten lakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan yang ada di Provinsi Banten. Hal tersebut dilakukan untuk memberi pelayanan kepada pengguna jalan khusunya manghadapi arus mudik pada lebaran idul fitri yang semakin dekat. Diantaranya berdasarkan pantauan Patroli Bangsa sejumlah pekerja dari DBMTR Banten tengah melakukan tambal sulam disepanjang jalan Raya Serang Petir, Selasa (03/08).

Menurut Jariah, warga Kecamatan Petir kabupaten Serang yang merupakan karyawan salah satu perusahaan telekomunikasi di Kota Serang, mengaku kerap khawair jika melalui jalan tersebut pada malam hari. Pasalnya, disepanjang jalan yang hampir setiap hari dilaluinya jika pergi dan pulang kerja tersebut banyak terdapat lobang. Bahkan bebera diantaranya memiliki kedalaman yang cukup membahayakan.

“Alhamdulilah, akhirnya jalan ini di perbaiki. Jadi saya tidak perlu khawatir masuk lobang lagi jika pulang pada malam hari,” ungkap Jariah.
Selain itu, Humaedi, Sales produk makanan yang juga bersedia di wawancarai Patroli Bangsa mengaku Senang dengan di perbaikinya jalan tersebut.

Pasalnya, ia sempat terjatuh di sekitar jalan tersebut akibat masuk kedalam lobang dan mengalami kerugian yang cukup banyak akibat barang dagangannya terhampar bertaburan.
“Mudah-mudahan jalan yang baru saja di perbaiki ini bias bertahan lama, sehingga saya tidak perlu khawatir lagi jika melalui jalan tersebut. (Jariah)

[+/-] Selengkapnya...

Peningkatan Situ Ciwaka Tahap Kedua Hampir Rampung



BANTEN - Rehabilitasi serta Pembangunan kelengkapan Situ Ciwaka tahap kedua yang terletak di Kecamatan Walantaka Kota Serang, Provinsi Banten, hampir rampung. Pada tahap kedua ini terdapat penambahan luas lahan sebanyak 1,5 hektar sehingga jumlah keseluruhan luas situ tersebut menjadi 3 hektar. Diharapkan dengan penambahan luas lahan tersebut dapat mengantisipasi ancaman perubahan iklim.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kustantina, Kasi Sungai Danau Dan Waduk pada Dinas Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Banten saat di temui wartawan diruang kerjanya belum lama ini. Menurutnya, dengan penambahan luas lahan waduk tersebut diharapkan dapat menampung debit air yang cukup banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengairan areal persawahan yang cukup luas diwilayah tersebut.

“Manfaat dari situ ciwaka, nantinya selain disampaing tempat penampungan air guna memenuhi kebutuhan pertanian khusunya pada musim kemarau diharapkan juga dapat membantu menaggulangi banjir,” ungkap Kustantina.

Pelaksana Proyek, Mamad, saat ditemui wartawan dilokasi kegiatan belum lama ini mengungkapkan bahwa untuk progres pengerukan waduk sudah mencapai 85 perse. “ Setelah penegerukan selesai baru kita akan mulai untuk pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) serta kelengkapan waduk lainnya,” ungkap Mamad.

Diungkapkannya, dengan progres yang di dapat saat ini, pihaknya optimis sebelum batas waktu kontrak yang di tentukan yakni selama 180 hari kerja dapat pekerjaan akan segera selesai. “Mudah-mudahan saat pembangunan TPT dan kelengkapan lainnya cuaca mendukung, sehingga pekerjaan tidak terganggu serta hasil dapat maksimal,” ungkap Mamad.

Sementara itu, sejumlah masyarakat yang tinggal disekitar waduk tersebut sangat bersukur dengan keberadaanya yang diharapkan dapat mempertahankan debitair untukpertanian khusunya pada musim kemarau.

Sepertihalnya yang diungkapkan oleh Ilaika, ketua LSM Gerakan Peduli Penerus Bangsa (GP2B) Provinsi Banten yang mengharapkan keberadaan situ tersebut bisa lebih di tingkatkan menjadi objek wisata.

“Selain untuk menampung pasokan air bagi kebutuhan pengairan, kami juga berharap Situ tersebut bisa dikembangkan menjadi tujuan objek wisata sehingga diharapkan bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar,” ungkap Ilaika (Jariah)

[+/-] Selengkapnya...

154 Pengurus Tim Pengegerak PKK Kecamatan Se-Banten Di Latih



BANTEN - Untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan pengurus PKK ditingkat Kecamatan agar dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan perannya dalam menejemen partisifasif pemberdayaan masyarakat dapat berdaya guna dan berhasil guna, Badan Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat Daerah (BPPMD) Provinsi Banten selenggarakan kegiatan pelatihan masyarakat (DAMAS) di Hotel Marbela Anyer, Selasa (03/08).

“Diharapakan setelah mengikuti pelatihan ini para pengurus Tim penggerak PKK Kecamatan memiliki kemampuan memahami dan dapat melaksanakan proses managemen partisipatif pemberdayaan masyarakat di daerahnya masing-masing,” ungkap Rikrik H, Kepala Bidang Pemberdayaan Lembaga Masyarakat dan Dunia Usaha BPPMD Provinsi Banten.

Selain itu, Rikrik juga berharap peserta pelatihan nantinya dapat menggerakan anggota PKK lainnya terutama yang ada di desa untuk berperan serta dalam proses perencanaan pembangunan di desa masing-masing dan juga trampil menyusun rencana kerja tim penggerak PKK masing-masing.

Lebih lanjut di paparkan oleh Rikrik, materi yang akan di berikan pada pelatiahan yang rencananya diselenggrakan mulai tanggal 03 hingga 05 Agustus 2010 tersebut antaralain Kebijakan Tim penggerak PKK Provinsi Banten, Kebijakan Pemberdayaan Perempuan, Keterlibatan Perempuan Dalam PNPM, Kader Pemberdayaan Masyarakat, Kepemimpinan Dan Etos Kerja, Komunikasi dan Fasilitasi, Manajemen Partisipatif, Dinamika Kelompok (Free Test), Evaluasi dan Refleksi.

“Narasumbernya BPPMD Provinsi Banten, Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, FASKAB PNPM Serang. Pesertanya dari 154 orang yang berasal dari seluruh Tim Penggerak PKK Kecamatan Se Provinsi Banten,” ungkap Rikrik. (Jariah)

[+/-] Selengkapnya...

Lomba TTG Nasional XII Jogja Expo Centre (JEC)

Pemprov Banten Optimis Masuk Peringkat Tiga Besar

BANTEN – Pada Lomba Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional XII tahun 2010 yang rencananya akan berlangsung di Jogja Expo Centre (JEC), Banguntapan, Bantul, Provinsi DIY pada tanggal 22 - 26 September 2010 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten optimis mesin teknologi hasil karya dan inovasi masyarakat Banten bisa masuk peringkat tiga besar. Demikian diungkapkan oleh Kepala Bidang Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Desa, Anhari Bardhani.

“Saya yakin salah satu teknologi ciptaan warga Banten bisa masuk peringkat tiga besar di Lomba TTG Nasional bulan September 2010 mendatang,” kepada Wartawan baru-baru ini, diruang kerjanya.

Dikatakan Anhari, untuk meraih target tersebut, sebanyak 13 (tiga belas) jenis mesin teknologi telah dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Diantaranya, mesin mobil Rusnas (penerus nasional) yang salah satu kelebihannya irit bahan baker minyak (BBM). Mesin Pengolah Sampah Ramah Lingkungan dan Mesin Produksi Helm yang menggunakan bahan fiberglas dan berkwalitas SNI (Standar Nasional Indonesia).
"Bahan bakar Rusnas adalah premium. Berdasarkan penelitian, mesin rusnas hanya menghabiskan premuim satu liter untuk jarak tempuh hingga 22 kilo meter. Mesin Rusnas dan dua mesin unggulan Banten lainnya berasal dari Kota Tangerang Selatan," katanya.

Terkait pelaksanaan lomba, lanjut Anhari, Pemprov Banten saat ini tengah melaksanakan sejumlah persiapan diantaranya survey lokasi kegiatan, penetapan bentuk dan lokasi stan serta lokasi untuk tempat penginapan. “Seluruh persiapan lomba mengacu pada pada hasil Rapat Kerja Nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jendral Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal 15-16 Juli lalu,” kata Anhari.

Dijelaskan oleh Anhari bahwa terkait Gelar TTG XII, Pemprov Banten hanya memfasilitasi peserta kegiatan dari Banten berupa hotel dan akomodasi. Sedangkan untuk transportasi ditanggung oleh masing-masing peserta. Ke 13 peserta yang dikutkan dalam kompetisi tingkat nasional merupakan para peserta yang lolos seleksi pada kegiaan serupa tingkat Provinsi Banten pada tanggal 6 – 10 Juni 2010 lalu, di Kota Tangerang Selatan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, Gelar TTG Nasional XII rencananya dibuka oleh Presiden SBY. Tujuan diselenggarakannya TTG adalah sebagai langkah strategis dalam penyebarluasan informasi berbagai teknologi yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat. Selain itu gelar TTG juga dimaksudkan sebagai forum untuk menggali gagasan pemikiran dalam rangka penyusunan kebijakan penerapan dan pengembangan TTG dalam upaya pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.
Adapun peserta kegiatannya adalah instansi pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota se Indonesia, BUMN dan BUMD, Lembaga Pemerhati di bidang TTG, perguruan tinggi, LSM dan kelompok masyarakat. (Jariah)

[+/-] Selengkapnya...

Pasangan Yadi-Rusna, Yakin Pasti Jadi


BANDUNG - Pentas akbar pemilukada Kabupaten Bandung dalam waktu dekat akan digelar. Agenda kegiatan yang sejatinya akan dilaksanakan pada Agustus mendatang dan dipastikan sebagai penentu kemajuan Kabupaten Bandung untuk 5 tahun kedepan itu memunculkan sebuah nama yang tentunya sudah tak asing lagi bagi warga Kabupaten Bandung, yakni H. Yadi Srimulyadi.

Lelaki sederhana yang saat ini masih aktif sebagai Wakil Bupati Kabupaten Bandung serta pernah menggeluti berbagi aktifitas seperti, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung tahun 2010 – 2015, Ketua Badan Narkotika Kabupaten Kabupaten Bandung, Ketua Forum Kerukunan Antar umat Beragama Kabupaten Bandung, Ketua Pengcab PSSI Kabupaten Bandung, Ketua I Pengprov Tarung Derajat (BOXER) Jawa Barat, Komunitas intelijen Daerah Kabupaten Bandung, Kordes PDI Desa Rancakasumba Kec.Majalaya tahun 1974 – 1976, Korcam PDI Kecamatan Majalaya tahun 1976-1984, Wakil Ketua DPC PDI Kabupaten Bandung tahun 1994-1996, Ketua DPC PDI Pro Mega Kabupaten Bandung tahun 1996 – 2000, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung tahun 2000 – 2005, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung tahun 2005 – 2010, Ketua DPC PDI Perjuangan Kab.Bandung th 2010-2015, dengan riwayat pekerjaan diantaranya Wakil Bupati Bandung Periode 2005 – 2010, Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat periode 2004 – 2005, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Periode 1999 – 2004,

Juga sebagai Direktur PT. Ramadatex Bandung, serta berbagai kegiatan yang pernah diikuti semisal, Peserta Kongres PDI Pro Mega di Bali tahun 1998, Peserta Kongres PDI Perjuangan di Semarang tahun 2000, Peserta Konferda PDI Perjuangan Jabar di Bogor tahun 2003, Peserta Rakerda PDI Perjuangan Jawa Barat, Peserta Kongres II PDI Perjuangan di Bali tahun 2005, Peserta Konferda II PDI Perjuangan di Cirebon tahun 2005, Peserta Rakerda PDI Perjuangan I Jabar di Bogor tahun 2005, Peserta Konferda PDI Perjuangan II Jabar di Cirebon tahun 2005, Peserta Rakerda PDI Perjuangan I Jabar di Bandung tahun 2010 dan Peserta Konferda PDI Perjuangan III Jabar tersebut dalam pencalonannya sebagai Bupati Kabupaten Bandung kali ini mengusung visi akselerasi pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat menuju Kabupaten Bandung yang Repeh Rapih Kertaraharja yang bermakna percepatan kemajuan pembangunan dengan bertumpu pada keterlibatan segenap potensi masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang tentram, tertib, sejahtera, senantiasa berada dalam lindungan dan rahmat Allah SWT, serta misi mewujudkan kepemerintahan yang baik (Good Governance), memelihara stabilitas kehidupan masyarakat yang aman, tertib, tentram dan dinamis, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal dan non formal, meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat, khususnya sektor UKM, memantapkan kesalehan sosial berlandaskan iman dan taqwa melalui peran tokoh agama, menggali dan menumbuhkembangkan budaya sunda, memelihara keseimbangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kinerja pembangunan desa, optimalisasi program pencegahan dan penanggulangan bencana banjir, serta peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan dasar bagi maskarakat miskin.

Lelaki yang lahir di Bandung pada 4 Desember 1955 dan menikah dengan Dra. Hj. Rosa Asmara tersebut dikaruniai 4 orang anak dan saat ini tinggal di Kp.Talun No.03 RT.03 RW.04 Desa Tanggulun Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, dimana dalam pemilihan kali ini didukung oleh Partai PDIP dan Gerindra, dengan calon wakil yakni Rusna Kosasih.
Dalam gelar open house bersama para kader di kompleks Batununggal baru – baru ini, pasangan Yadi – Rusna kembali menegaskan agar pemilukada yang akan berjalan diikuti oleh para simpatisan pendukung Yadi – Rusna dengan mengedepankan sportifitas.

“Kader kita harus tertib dan jangan mempergunakan cara-cara yang tidak baik untuk memenangkan pilkada ini." papar Yadi. “dan saya tegaskan bahwa apabila nantinya saya dipercaya untuk memimpin Kabupaten Bandung 5 tahun ke depan, maka saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan Kabupaten Bandung dari segala lini.” tambahnya.
Masih menurut Yadi, bahwa dalam penerapan kerja yang akan diterapkan nantinya, Yadi – Rusna akan berusaha untuk benar-benar merakyat dengan cara menerapkan sistem 3 hari kerja di pemerintahan dan 3 hari datang atau terjun ke tengah-tengah masyarakat dalam seminggu.“Kami tidak main-main, dan anda bisa membuktikan ucapan saya ini.” tegas Yadi pada Wartawan.

Ketika disinggung bagaimana jejak rekam Yadi dalam pembangunan Kabupaten Bandung, dipaparkan bahwa dalam hal pengalaman, tentulah masyarakat Kabupaten mengetahui Yadi sebagai sosok yang sangat memahami seluk beluk pemerintahan karena pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dan kini menjadi Wakil Bupati Bandung. Pengalaman ini menjadi modal utama dalam memimpin Kabupaten Bandung 5 tahun kedepan. Yadi juga memiliki jiwa merakyat, melalui karakter yang luwes, mudah bergaul namun tegas dalam menegakkan prinsip. dalam bergaul tidak memandang bulu, sehingga ketika dipercaya menjadi Pejabat Negara, cara berkomunikasi yang dimiliki sangat mudah dimengerti dan dipahami oleh semua kalangan.

Disamping itu, Yadi juga diketahui sebagai sosok yang mau mendengarkan dan memperjuangkan kehendak masyarakat. Hal ini sangat menguntungkan, sehingga kesenjangan antara kehendak rakyat dengan kebijakan Pemerintah dapat dipersempit serta selama ini dikenal sebagai Pejabat publik yang bersih dari korupsi, terbukti selama 10 tahun sejak menjabat Ketua DPRD hingga kini sebagai Wakil Bupati, tidak satupun tuduhan penyelewengan uang negara terhadapnya, hal itu menjadikan Yadi mendapat predikat sebagai pemimpin yang amanah dari para simpatisannya selama ini. (Idris)

[+/-] Selengkapnya...

DPRD Kota Cimahi Kembali Mendapat Sorotan

Ada Oknum Anggota DPRD Yang Diduga Memiliki Istri Lebih Dari 2

BANDUNG - Sebuah rumor menarik tentang dugaan memiliki istri lebih dari 2 kembali merebak di lingkup anggota Dewan di Cimahi. Sebut saja inisial AI yang saat ini aktif sebagai anggota DPRD Kota Cimahi disinyalir memiliki 3 orang istri, yakni Es, WKS, dan Rn alias An. Perbuatan AI yang memiliki 3 orang istri tersebut diyakini berbagai pihak telah melanggar ketentuan perundang-undangan, khususnya PP Nomor 10 tahun 1983 yang sudah direvisi menjadi PP Nomor 45 tahun 1990 tentang Undang-Undang perkawinan PNS, TNI dan Polri.

Meski menurut hasil penelusuran PB, ada diantara ke – 3 wanita tersebut yang dinikahi oleh AI sebelum menjabat sebagai anggota dewan, namun akibat diduga tetap mempertahankan keberadaan istri-istrinya tersebut sampai dengan saat duduk di DPRD Kota Cimahi, menurut berbagai kalangan, apabila dibiarkan dapat menjadi preseden buruk bagi citra anggota DPRD yang saat ini tengah gencar-gencarnya mendapat sorotan dengan berbagai persoalannya itu.

“Apabila hal itu benar adanya, kita sudah sewajibnya melakukan control dan membuka masalah ini seterang-terangnya kepada publik. Sejatinya sampai saat ini kita masih merasa disibukkan dengan pembahasan berbagai masalah di dewan kita yang terhormat seperti, permintaan dana aspirasi, rumah aspirasi, dan lain sebagainya, karenanya kita tentu tidak menginginkan apabila ada permintaan lagi dari anggota dewan untuk memberikan mereka izin memiliki istri-istri aspirasi.” terang Ungkap, Sekjend LSM PENJARA ketika dimintai tanggapannya. “Apabila masalah ini benar adanya, kita harus pantau terus bung. Kami minta rekan-rekan wartawan untuk tetap memonitor masalah ini.” tambahnya mengimbuhkan.

Ketika PB mencoba melakukan klarifikasi dengan mengirimkan surat wawancara khusus dengan nomor 044/SKU-PB/Perw-JB/SW/VII/10, sampai dengan berita ini diturunkan belum mendapat jawaban. Menurut informasi yang beredar, pihak AI telah kasak kusuk mencari informasi tentang keberadaan wartawan PB yang melakukan penelusuran masalah tersebut. (Idris)

[+/-] Selengkapnya...

WG Diduga Pengusaha Nakal Kota Bandung Yang Kerap Bermain Dengan Hukum

BANDUNG - Salah seorang pengusaha berinisial WG yang memiliki berbagai jenis usaha di Bandung diantaranya, GSR, WGM dan BPR MA, diduga kerap bermain dengan Hukum. Pengusaha yang saat ini disinyalir masih tersangkut Hukum dan sedang disidik oleh pihak berwenang, menurut informasi yang berhasil dihimpun, memiliki berbagai masalah dalam usahanya, sebut saja tentang GSR yang ditengarai menyimpan berbagai masalah terkait Jamsostek para karyawan, pengamanan perumahan, dalam hal pembangunan unit rumah yang diduga tidak sesuai dengan spek, dimana perumahan dimaksud tidak memiliki Tempat Pemakaman Umum (TPU) serta reklame atau iklan yang dipajang sepanjang perumahan diduga tidak membayar pajak.

Demikian pula dengan WGM yang menyimpan masalah dalam hal kepemilikan pembukuan yang diduga lebih dari 1 (disinyalir untuk mengelabui pajak-Pen), pembayaran pajak sesuai PPh pasal 25 tahun 2005 diduga rekayasa, Pajak Penghasilan Pasal 21 untuk bulan September tahun 2005 diduga nihil (tidak dibayar) sementara Karyawan aktif lebih dari 10 orang, karyawan tidak memiliki Jamsostek dan penggajian terhadap karyawan sejak tahun 2004 sampai dengan tahun 2008 diduga tidak sesuai dengan aturan (dibawah aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah-Pen), serta pada BPR MA diduga Her yang menjabat sebagai Direktur BPR merangkap jabatan sebagai Direktur Pembelian dan Auditor pada Perumahan GSR, Her juga diduga telah melakukan penipuan atas laporan penghasilan pribadi, yang diperkuat ketika terjadinya pemeriksaan oleh Bank Indonesia (BI) pada kisaran bulan April tahun 2010, dimana Her disinyalir telah menyuruh karyawan perumahan GSR untuk berbohong agar tidak memberitahukan kepada pemeriksa dari Bank Indonesia tentang posisi Her sebagai salah seorang Direktur di GSR.

Ketika PB mencoba melakukan penelusuran dnegan mengirimkan surat kalrifikasi kepada WG terkait berbagai dugaan permasalahan dimaksud melalui surat wawancara khusus nomor 046/SKU-PB/Perw-JB/SW/VII/10, sampai dengan berita ini diturunkan belum mendapat jawaban.

Banyak pihak yang menginginkan agar masalah yang melibatkan pengusaha WG dapat dibuka dan dibawa kehadapan Hukum untuk pembersihan citra Hukum di Indonesia yang selama ini menurut rumor dapat diatur oleh oknum-oknum berduit.
“Kami dari LSM PENJARA memastikan bahwa apabila masalah yang ditelisik oleh kawan-kawan wartawan tentang WG itu benar adanya, kami siap untuk bersama-sama dengan wartawan untuk mendesak agar pihak berwenang jangan pernah menggantung masalah ini.” papar Ungkap, Sekjend LSM PENJARA. “Dan kami siap untuk menindaklanjutinya melalui jalur laporan Hukum apabila data yang berkaitan dengan masalah ini diberikan pada LSM PENJARA.” tambahnya. (Idris)

[+/-] Selengkapnya...

Waspadai Kantor-Kantor Bayangan di KBB

Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan !!!

KABUPATEN BANDUNG BARAT - Keberadaan Pemerintahan dibawah komando Abubakar sebagai Bupati Kabupaten Bandung Barat menuai sorotan. Pasalnya, menurut hasil penelusuran PB, bahwa keberadaan kantor Pemkab Bandung Barat yang saat ini masih dalam status kontrak dan berdomisili di daerah Prodomo sebagai wadah yang menaungi berjalannya roda Pemerintahan khususnya di Kabupaten Bandung Barat, dirasa kalah pamor dengan kantor-kantor bayangan yang ditempati oleh karyawan Pemkab Bandung Barat, terlebih saat-saat pelaksanaan proyek dan sejenisnya.

Menurut informasi yang diterima, bahwa untuk penyewaan kantor Bupati di daerah Prodomo, Pemerintah harus mengeluarkan kocek sampai dengan miliaran rupiah, hal itu dirasa sangat bertentangan dengan azas penghematan keuangan Negara apabila ada kantor bayangan yang dipergunakan oleh Pegawai Pemkab Bandung Barat untuk bekerja, dimana kantor-kantor bayangan tersebut ditakutkan dapat menjadi wadah yang tidak terlacak untuk melakukan perbuatan-perbuatan tidak terpuji bernuansa KKN, belum lagi untuk biaya sewa kantor bayangan dimaksud tentunya akan kembali menarik uang yang berasal dari Negara.

Yang lebih memprihatinkan, menurut sumber yang meminta namanya untuk dirahasiakan mengatakan, bahwa akibat keberadaan kantor-kantor bayangan yang lokasinya berserak, seperti di daerah KBP, BtNg, dan beberapa tempat lain, akhirnya banyak pegawai Pemkab Bandung Barat yang tidak kelihatan berada di kantor Prodomo pada saat jam-jam kerja.

Banyak pihak meminta agar keberadaan kantor-kantor bayangan tersebut segera dievaluasi kegunaan dan fungsinya serta siapa pihak-pihak yang bertanggungjawab terhadap kantor-kantor bayangan tersebut. (Idris)

[+/-] Selengkapnya...

08 Agustus 2010

Mendagri Lantik Gubernur Dan Wagub Jambi Terpilih Masa Jabatan 2010 - 2015


JAMBI - Tidak semua pemilihan kepala daerah langsung bermasalah, hal ini terbukti ada di Jambi, pemilu kada beberapa waktu yang lalu berlangsung dengan tertib dan aman demikian dikatakan Mendagri Gamawan Fauzi dalam sambutannya saat melantik pasangan gubernur dan wakil gubernur jambi terpilih H.Hasan Basri Agus – H.Fachrori Umar, dalam rapat paripurna istimewa DPRD Prov Jambi dalam rangka pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan gubernur dan wagub untuk masa jabatan 2010 – 2015, Selasa (3/8) bertempat di Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya mendagri Gamawan Fauzi mengatakan Presiden RI mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat jambi, ketua dan anggota KPU, Panwaslu Provinsi Jambi beserta jajarannya dan mantan Gubernur Jambi H.Zulkifli Nurdin yang telah ikut mendukung terlaksananya pemilu Kada yang telah berjalan dengan aman tertib , transparan dan demokratis serta praktis tanpa adanya gejolak-gejolak yang berarti. Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada para pasangan calon gubernur dan wagub yang telah menunjukkan sikap yang sangat sportif dalam berkompetisi. Semangat berkonsinyasi dan tidak mau memperpanjang masalah. Hal ini menunjukkan masih dijunjungnya nilai-nilai luhur seloko adat jambi yang berbunyi : “Hendaknya masalah iko jatuh ke api hangus, jatuh ke air hanyut” yang artinya masalah ini cukup selesai sampai disini. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya tuntutan / gugatan hukum ke pengadilan ataupun ke mahkamah konstitusi pada pemilu kada kali ini.

Mendagri berharap kepada semua pihak kondisi yang semacam ini tentunya dapat terus dipelihara dan menjadi awal yang baik bagi upaya gubernur dan wagub terpilih untuk mewujudkan visi misi dan program yang akan dituangkan kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Provinsi Jambi.

Lebih lanjut mendagri menjelaskan bahwa Undang – undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah telah memberikan arahan prinsip-prinsip otonomi daerah, antara lain memberikan otonomi luas, nyata dan bertanggung jawab kepada kabupaten / kota, memperhatikan hasil-hasil demokrasi, keadilan, pemerataan, potensi dan keaneka ragaman.

Kepada para kepala daerah yang hadir Mendagri mengatakan bahwa pemberian otonomi secara luas kepada daerah kabupaten / kota sebagai unit pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat. Oleh karena itu agar para kepala daerah dalam menjalankan tugasnya lebih berorientasi kepada kepentingan masyarakat, maka sistem pemilihan kepala daerah dilakukan secara langsung. .

Selanjutnya melalui otonomi luas diharapkan agar setiap daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip-prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, dan kekhususan serta potensi dan keanekaragaman dalam sistem dan prinsip NKRI. Sehingga dengan adanya kebijakan otonomi tersebut masih terbuka peluang percepatan yang sangat kuat bagi daerah untuk melaksanakan pemerintahan secara mandiri, luas, nyata dan bertanggung jawab.

Indonesia menganut sistem pemerintahan dengan susunan ganda, keberadaan provinsi dibutuhkan untuk memperbesar manajemen pemerintahan antara kabupaten kota agar terjadi koherensi, sinergi dan terintegrasi dengan baik. Oleh karena itu UU nomor 32 tahun 2004 menegaskan bahwa daerah provinsi yang dipimpin oleh gubernur dan karena jabatannya berkedudukan juga sebagai wakil Pemerintah di wilayah provinsi yang bersangkutan. Dengan pengaturan tersebut gubernur memiliki peran ganda yakni sebagai kepala wilayah dan wakil pemerintah pusat.

Namun dalam implementasinya selama ini, penyelenggaraan pemerintahan dalam konteks gubernur sebagai kepala wilayah lebih mendominasi dan tidak jarang terjadi overlap dalam penyelenggaraan keputusan pemerintah dengan pemerintah kabupaten / kota. sebaliknya dalam konteks gubernur sebagai wakil pemerintah hampir tidak pernah tersentuh, karena masih mengikuti pola sebagaimana diatur dalam UU no 5 tahun 1974 dimana provinsi memiliki kewenangan yang jauh lebih kuat disbanding dengan kabupaten/kota. kelembagaan yang memungkinkan gubernur untuk melakukan tugas sebagai wakil pemerintah pusat belum ada.

Dengan adanya PP nomor 19 tahun 2010 merupakan babak baru dimulainya pergeseran implementasi penyelenggaraan pemerintahan di tingkat provinsi yang semula lebih banyak menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah otonom akan bergeser sebagai penyelenggaraan urusan pemerintahan sebagai wakil pemerintah pusat.
Penyelenggaraan pemerintahan provinsi dalam konsep gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, antara lain melaksanakan tugas sebagai berikut : pertama, melaksanakan fungsi koordinasi, untuk mengkoordinasikan instansi vertikal dengan pemerintah kabupaten/kota hal ini dimaksudkan agar terjadi sinergitas dalam pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Kedua, melaksanakan fungsi pembinaan, yakni melakukan pembinaan terhadap pemerintahan kabupaten / kota, hal ini dimaksud untuk mempercepat peningkatan kapasitas pemerintahan dan memperpendek rentang kendali pemerintahan. Mengingat di seluruh Indonesia ada sekitar 491 daerah otonom maka pembinaan kurang efektif bila yang dilakukan oleh pemerintah pusat secara langsung.

Ketiga melakukan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan kabupaten/kota hal ini dimaksudkan agar berjalas sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria yang telah ditetapkan dan untuk mempercepat peningkatan akutabilitas.

Keempat melaksanakan fungsi menyelenggarakan pemerintahan umum yang mencakup menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara, serta memelihara keutuhan NKRI, menjaga dan mengamalkan ideologi pancasila, menjaga kehidupan berdemokrasi dan memelihara stabilitas politik yang dinamis, menjaga etika dan norma penyelenggara pemerintahan didaerah.

Dalam rangka mewujudkan visi Jambi EMAS (Ekonomi Maju Aman Adil dan Sejahtera) serta misi membangun jambi yang mandiri dengan 5 program unggulan meningkatkan kualitas dan ketersediaan infrastruktur pelayanan umum, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, kehidupan beragama dan berbudaya, meningkatkan perekonomian daerah dan pendapatan masyarakat berbasikkan agribisnis dan agro industry, meningkatkan pengelolaan SDA secara optimal dan berwawasan lingkungan, dan meningkatkan tata pemerintahan yang baik, jaminan kepastian dan perlindungan hokum serta kesetaraan gender dibutuhkan kerja keras dan kerja sama dari semua stakeholder. Untuk itu dalam hal penataan birokrasi hendaknya perlu dikedepankan sikap profesionalitas dan loyalisme serta kelanjutan pemerintahan dan pembangunan..

Diakhir sambutannya mendagri berpesan kepada pasangan gubernur dan wagub jambi yang baru agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat jambi karena ini merupakan tugas utama kepala daerah, dan dapat membawa provinsi jambi semakin maju dimasa yang akan datang. Kepada mantan gubernur jambi periode 1999 – 2010 H.zulkifli Nurdin beserta istri Ny Ratu Munawaroh Zulkifli Nurdin diucakan terima kasih atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan selama ini.

Hadir dalam acara pelantikan tersebut ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskhoro Yudhoyono, Theo L Sambuaga dari DPP Golkar, para gubernur dan ketua DPRD se Sumatera, bupati / walikota se Propinsi Jambi, tokoh masyarakat, tokoh agama, beserta undangan lainnya. (Nico./Sukirno)

[+/-] Selengkapnya...

Staff Redaksi

Hendrik S (Polda Metro Jaya) (Jaksel) Robin S (Jaktim) Ramdani BE (Jakpus) (Jakut) Biro Bekasi :Sepmi R (Kabiro) , Joni Sitanggang, Binton Juntak, Mustofa, Ringan Simbolon, Haerudin, Herman Sitanggang, Mulayadi TH, Togar S, Banjarnahor, Syafi'i M, Biro Kab.Bogor :(Kabiro) Depok : Radot S, (Kabiro), Karawang : Ade Junaidi (Kabiro), Rihas Purnama YM, Edi Askam, Mustamir, Otong, Wawan, Junaedi, Sopyan Junior, Mumuh MuhamadMursid. Perwkln Jabar: Idris C.Pasaribu (Ka Prwkl), Ungkap M, Deni Ridwan, Parasman. Biro Cimahi : Martunas S. Prwkln Lampung : (Ka.Prwkln) Kab Tanggamus : (Ka.Prwkl), Biro Tanjabbar :Hasbullah, Biro Kab/Kota Siantar : Buhardo Siahaan.Sulselbar : Fadly Syarif